Jumat, 20 Maret 2015

seputar entri nilai PKG

Pagi ini rupanya pagi yang ceria. Satu demi satu permasalahan sudah teratasi yang berkaitan dengan entri data PKG. Mulai dari entri nama sekolah binaan pada SIM Tunjangan Profesi, update data pengawas baru, semua sudah bisa berjalan walaupun perlu kesabaran. Pagi ini semua pengawas baru sudah bisa login ke aplikasi SIM PKG untuk selanjutnya melaksanakan tugas entri data PKG. Minggu ini semua sedang semangat-semangatnya untuk entri nilai PKG e.... ternyata permasalahan baru muncul, karena dipakai bersama-sama di seluruh pelosok negeri maka server menjadi kelebihan beban akibatnya leletnya minta ampun. Admin KKPS mencoba dengan speedy pada posisi kecepatan unduh 1.22 Mbps dan unggah 0.22 MBps pada jam-jam tertentu sempat tidak bisa login ke SIMPKG. Akhirnya humas menulis seputar entri nilai PKG rangkuman dari pengalaman teman-teman pengawas.
1.Pastikan kesehatan benar-benar oke, karena akan bekerja yang cukup melelahkah, menjemukan dan perlu kesabaran ekstra. Jika tensi terlalu tinggi usahakan hubungi dokter untuk diturunkan dulu.
2.Sebelum mulai bekerja usahakan berkas nilai PKG sudah tertata rapi, urutkan persekolah sesuai abjad, urutkan yang sudah sertifikasi dan belum, dan akan sangat bermanfaat kalau mempunyai rangkuman nilai sehingga pada waktu mengentri tidak perlu buka-buka berkas nilai PKG.
3.Karena memerlukan waktu lama untutk mengurangi kejenuhan bisa disiapkan juga minuman atau camilan secukupnya.
4.Pastikan menggunan internet kecepatan tinggi, jika menggunakan paket modem seluler pilih paket yang kecepatan tinggi, hal ini bisa ditanyakan kepada counter seluler.
5.Usahakan login pada jam-jam yang menurut perkiraan, orang-orang lain sedang tidur / awal-awal waktu ibadah.
6.Jika terjadi server kelebihan muatan dan menjadi amat sangat lelet sekali jangan memaksakan diri untuk tetap masuk, karena hanya akan membuang waktu sia-sia, tutup saja dulu browser dan buka lagi beberapa saat kemudian.
7.Jangan punya angan-angan pekerjaan akan dapat diselesaikan dalam satu kesempatan kalau tidak memakai internet yang kuat. Selesaikan sedikit-demi sedikit curi-curi waktu pas internetnya cepat dan berhenti jika sudah jadi lelet lagi. Perlu dipahami bahwa sinyal besar dari modem atau wifi tidak menjamin kecepatan internet menjadi cepat. Sinyal besar tetapi dengan modem/ paket yang kecepatan rendah tetap lelet. Wifi dengan sinyal besar tetapi lebar bandwid atau kecepatan terbatas juga lelet.
8.Jika terpaksa harus menggunakan jasa warnet pastikan warnet yang mempunyai kecepatan tinggi. Pengalaman dari beberapa pengawas ada yang entri data di halaman Telkom Bantul cukup dengan membayar lima ribu rupiah bisa akses internet ngebut selama 24 jam dengan catatan kalau malam harap membawa jaket,dan kesulitannya untuk membaca berkas nilai PKG agak sulit karena gelap.
9.Akhirnya perlu dicamkan pula bahwa kesabaran adalah salah satu kunci keberhasilan.
Semoga bermanfaat tulisan ini.

1 komentar:

  1. He...he...ketoke kok angel. Tapi aku yakin bisa! Semangat!

    BalasHapus